Pasca Bencana Longsor, 4 Kecamatan di Mamasa Ditetapkan Tanggap Darurat Bencana

- 23 Mei 2024, 19:51 WIB
Pasca diterjang bencana longsor, empat kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) ditetapkan tanggap darurat bencana
Pasca diterjang bencana longsor, empat kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) ditetapkan tanggap darurat bencana /Foto/LINTASSULBAR /Wahyuandi

LINTASSULBAR.COM - Pasca diterjang bencana longsor, empat kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) ditetapkan tanggap darurat bencana. Penetapan tanggap darurat dilakaukan, berdasarkan surat keputusan Bupati Mamasa, mulai 22 Mei hingga 4 Juni 2024 mendatang.

Hal tersbut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa, Gusti Hermiawan saat dikonfirmasi, Kamis 23 Mei 2024.

Baca Juga: Hendak Melahirkan, Ibu Hamil di Mambi Terjebak Longsor di Jalan Poros Mamuju - Mamasa, Sempat Ditandu

Gusti Hermiawan mengatakan, tanggap darurat bencana ditetapkan, setelah bencana longsor terjadi di sejumlah daerah di empat kecamatan di Kabupaten Mamasa. Diantaranya, wilayah Kecamatan Mambi, Kecamatan Aralle, Kecamatan Bambang dan Kecamatan Rantebulahan Timur (Rantim).

Akibat bencana longsor, sejumlah akses jalan baik jalan Nasional Mamuju-Mamasa, maupun askses jalan penghubung desa dan kecamatan tertutup total. Hingga kini, pihak BPBD bekerjasama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) masih berusaha membuka akses jalan yang masih tertimbun material longsoran.

Baca Juga: Belum Tembus, Akses Jalan Poros Nasional Mamuju-Mamasa Masih Tertutup Total

"Kami masih fokus membuka akses jalan ke sejumlah desa yang masih terisolir, agar aktivitas masyarakat kembali normal," kata Gusti Hermiawan.

Berdasarkan data sementara kata Gusti Hermiawan, akibat longsor tersebut menyebabkan 38 unit rumah mengalami kerusakan berat, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) terdampak sebanyak 187 dan jumlah jiwa sekitar 400.

"Tapi jumlah tersebut masih dimungkinkan bertamab karena personil kami masih terus malakukan pendataan di wilayah yang terdampak longsor," ujarnya.

Halaman:

Editor: Wahyuandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah